alternatif atasi pengapuran tulang dan sendi

Pengapuran Tulang dan Sendi

 

Memasuki usia di atas 40 Anda mungkin mulai kerap mengeluhkan rasa tidak nyaman di persendian. Kadang disertai rasa nyeri dan kaku, bahkan mungkin pembengkakan. Bisa jadi yang sedang Anda hadapi adalah keluhan pengapuran tulang dan sendi.

Keluhan pengapuran tulang dan sendi biasanya dapat Anda kendalikan dengan pengobatan medis. Terapi akan bekerja mengatasi rasa nyeri dan kaku, sekaligus mengendalikan kerusakan pada persendian. Namun Anda juga bisa mencoba terapi alternatif yang memanfaatkan bahan bahan alami ala rumahan. Selain lebih terjangkau, lebih mudah Anda dapatkan juga akan lebih ringan efek samping.

Apa saja Terapi Alternatif Untuk Pengapuran Tulang dan Sendi?

Ada sejumlah cara alami yang bisa Anda tempuh sebagai terapi alternatif pengapuran tulang dan sendi. Cukup dengan memanfaatkan bahan bahan alami yang Anda dapat temukan di sekitar Anda. Seperti 4 terapi alternatif berikut ini.

  • Terapi garam Epsom

    Masyarakat lebih mengenal produk ini sebagai garam inggris atau dalam nama kimianya magnesium sulfat. Garam ini berbeda dengan garam natrium biasa, dan memiliki efek baik untuk meredakan peradangan dan pembengkakan.

    Untuk mendapatkan manfaat dari garam Epsom ini Anda perlu melarutkan sekitar 1/2 cup garam Epsom ini dalam 1 ember air hangat dan menggunakannya untuk merendam area yang nyeri. Lakukan berulang setiap kali area sendi terasa kaku dan nyeri. Ini akan meredakan keluhan pengapuran tulang dan sendi.

  • Teh hijau

    Terapi dengan teh hijau juga terbukti klinis dapat membantu meredakan peradangan dan membantu memperbaiki kerusakan pada sendi. Dalam Arthritis Research and Therapy tahun 2019 dijelaskan bahwa dalam teh hijau terkandung polyphenol yang dapat bekerja sebagai proteksi tulang rawan, anti inflamasi dan pereda nyeri. Sehingga baik Anda konsumsi sebagai penderita pengapuran tulang dan sendi.

    Hanya saja, selalu pastikan untuk mengonsumsi teh hijau dalam kadar sewajarnya dan tidak berlebihan. Kandungan fitokimia di dalamnya juga bisa menjadi toksin bagi hati bila Anda konsumsi berlebihan.

  • Jahe

    Jahe dikenal memberi efek hangat pada tubuh. Anda bisa manfaatkan efek hangat dari jahe ini untuk terapi kompres. Haluskan rimpang jahe dan oleskan tipis tipis di area nyeri.  Ini akan meredakan rasa kaku dan nyeri secara topikal langsung di area nyeri. Jangan terlalu lama karena kulit mungkin akan terbakar karena efek panasnya.

    Namun menurut penjelasan jurnal Osteoarthritis and Cartilage tahun 2015, mengonsumsi minuman jahe secara rutin dalam jangka tertentu juga dapat bekerja meredakan masalah osteoarthritis. Tentu saja efeknya tidak bekerja cepat, Anda perlu rutin mengonsumsinya dalam beberapa pekan untuk hasil optimal.

    Hanya saja pastikan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi jahe. Panas dari jahe yang berlebihan juga bisa menimbulkan efek samping. Bahkan menurut National Center for Complementary and Integrative Health jahe sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai suplemen rutin karena efek sampingnya.

  • Kunyit

    Dalam kunyit terdapat kandungan kurkuminoid dan turmeric yang sama sama baik untuk terapi alternatif atasi nyeri sendi. Kunyit juga merupakan salah satu herbal anti inflamasi yang paling kuat.

    Anda bisa memanfaatkan khasiat kunyit sebagai minuman, bumbu masak hingga kompres di area nyeri. Lakukan dengan rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hanya saja hindari mengonsumsi kunyit bersamaan dengan obat obatan lain, karena kunyit bisa menurunkan khasiat obat. Kunyit juga memiliki efek anti koagulasi, jadi sebaiknya tidak Anda konsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah.

  • Noni

    Dalam noni atau mengkudu terkandung komponen anti inflamasi seperti scopoletin, quertecin, dan asam ursolat. Sehingga mengonsumsinya dengan rutin akan sangat efektif mengendalikan peradangan yang berkembang dalam tubuh, termasuk pada tulang dan persendian. Tanaman ini biasa tumbuh di area perkebunan atau bahkan mungkin di halaman rumah Anda.

    Dalam jurnal Functional Foods in Health and Disease tahun 2011 dijelaskan terapi noni dengan rutin akan membantu mengatasi rasa kaku dan tidak nyaman pada persendian. Sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup penderita osteoarthritis atau pengapuran tulang dan sendi.

Itu tadi sejumlah terapi alternatif untuk atasi pengapuran tulang dan sendi yang bisa Anda lakukan di rumah. Cukup dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar rumah Anda. Temukan lebih banyak solusi alami atasi nyeri sendi dan keluhan tulang dalam laman herbal deherba.com.